Yunnan

Kota Kunming

Kunming merupakan ibu kota provinsi Yunnan. Sejarah kota ini dimulai sejak lebih dari 2.000 tahun yang lalu. Pada awal abad, kota ini merupakan garnisun militer Cina. Pada saat Kerajaan Nanchao berkuasa di Yunnan, Kunming direbut dan dijadikan ibu kota kedua Nanchao. Ibu kota utama Nanchao adalah Dali, yang terletak di sebelah barat laut Kunming.

Pada tahun 1274, Kunming dan seluruh Kerajaan Nanchao direbut oleh kelompok Kublai Khan Mongol.

Setelah runtuhnya Kerajaan Nanchao, Kunming kembali menjadi kota Cina yang dikenal dengan nama Yunnanfu. Dinasti Ming mendirikan benteng berupa tembok yang mengelilingi wilayah Kunming. Selama 300-400 tahun, Kunming mengalami pertempuran bawah tanah akibat konflik dinasti-dinasti Cina.

Selama pemberontakan Muslim di Yunnan tahun 1858-1868, Kunming diserang beberapa kali oleh pasukan Sultan Dali, Du Wenxiu. Akibatnya, banyak bangunan yang hancur dan banyak masyarakat Kunming yang tewas.

Pada pertengahan abad ke-19, kekuatan imperialis Eropa mulai tertarik pada Kunming. Pada saat itu, Inggris menguasai Birma dan Perancis di Indocina. Perancis ingin memanfaatkan sumber daya alam Yunnan, khususnya yang potensial bagi perdagangan. Pada awal abad ke-20, Kunming dan kota-kota lain di Yunnan serta wilayah Cina Selatan lainnya membuka perdagangan asing. Dan Perancis membuat rel kereta api dari Indocina ke Kunming.

Kunming menjadi penting pada saat Perang Dunia II, dimana banyak pengungsi Cina yang melarikan diri ke kota tersebut dari serangan Jepang. Kekuatan nasionalis Cina, Kuomintang dibawah pimpinan Jenderal Chiang Kaishek, berkubu di Yunnan dan provinsi Sichuan. Mereka mendapat dukungan penuh dari kekuatan tentara sekutu negara barat, dengan memberikan bantuan persenjataan dan ekonomi ke Kunming. Perbekalan tersebut mula-mula dibawa dengan kendaraan melalui jalan darat yang tak beraspal dari Birma, lalu diterbangkan ke Kunming.

Saat ini jumlah penduduk Kunming sekitar 1 juta jiwa. Tempat wisata di kota ini memang tidak begitu banyak. Tetapi daya tarik kota ini, yang berbeda dengan kebanyakan di wilayah Asia Tenggara, adalah suasana kotanya yang masih banyak terdapat bangunan tua yang memiliki arsitektur menarik.

Kunming terletak 1.900 meter di atas permukaan laut. Maka daerah ini cuacanya sejuk sepanjang tahun. Kecuali pada malam di musim dingin, cuacanya lebih dingin.