|
Distrik
Xishuangbanna
bisa dikatakan sebagai Thailand mini milik Cina.
Penduduk
di bagian Yunnan Selatan ini lebih banyak penduduk
Thai daripada Cina. Di daerah ini, minoritas (menurut
definisi orang Cina, penduduk Dai di wilayah ini
adalah minoritas) juga merupakan mayoritas. Penduduk
daerah itu berjumlah lebih dari 650.000 orang,
yang setengahnya adalah penduduk Dai yang juga
merupakan dengan orang Thai di Thailand. Orang
Cina Han hanya berjumlah seperempatnya.
Nama
wilayah itu juga lebih berkesan Thai daripada
Cina."Sip song pan na" dalam bahasa
Thai berarti duabelas ribu ladang padi,
karena distrik ini dikenal sebagai daerah yang
subur selama berabad-abad.
Xishuangbanna
adalah Thailand mini milik Thai, karena mirip
Thailand di Asia Tenggara. Xishuangbanna adalah
tempat wisata favorit para turis dibandingkan
dengan propinsi lainnya di Cina. Tidak hanya wisatawan
mancanegara, tapi juga orang-orang Cina dari Propinsi
Utara.
Xishuangbanna
adalah Thailand mini milik Cina, karena terdapat
banyak persamaan yang dimiliki sebagai daya tarik
wisatawan. Salah satu persamaan yang paling menyolok
adalah Festival Air yang sama dengan Songkran
di Thailand, dan jatuh pada tanggal yang sama
(13 sampai 15 April), serta mempunyai arti yang
sama dalam menyambut tahun baru berdasarkan kalender
Thai dan Dai.
Tetapi
Songkran tidak hanya sebagai perayaan orang
Thai, Songkran juga ditemukan di Xishuangbanna,
Yunnan. Di sini terdapat festival roket,
seperti di daerah timurlaut Thailand, dan balap
kapal di berbagai festival, sama seperti di
bagian utara Thailand.
Mayoritas
masyarakat Dai di Xishuangbanna beragama Buddha
Theravada, sama seperti masyarakat Myanmar
dan Thai yang memberikan wilayah itu warna-warna
kehidupan baru. Seperti di Thailand dan Burma,
biksu berjubah kuning jingga banyak dijumpai saat
berkeliling dari rumah ke rumah untuk memberikan
berkat. Di sana bangunan pagoda bergaya Myanmar
dan Thai tak terhitung jumlahnya.
back
to content page
|