PanduGuidesAsia guideBookings
Search
Email
IklanArsip
Undang undang
Berita
TA
Kesehatan
Bintang

Yunnan

 

Permulaan Sejarah Yunnan

221-210 tahun sebelum masehi - Dinasti Qin di China (221-207 sebelum masehi di China), mendirikan pemerintahan tunggal di seluruh wilayah China, menyerbu dan menaklukkan kepangeranan atau kerajaan Thai yang terletak di wilayah yang sekarang disebut Sichuan dan Yunnan,sama dengan Pa dan Ngio.Kerajaan-kerajaan ini digabungkan ke dalam satu kelompok, dipertimbangkan dari leluhur orang-orang Thai terdahulu di bawah pemerintahan China. Sekitar tahun 200 sebelum masehi-angkatan China dinasti Han (206 sebelum masehi-220 sesudah masehi) menyerbu Yunnan untuk menjalain komunikasi tertutup dengan India.

122 tahun sebelum masehi - Kerajaan kecil Aliao dibentuk oleh penduduk proto-Thai di Yunnan dan orang-orang migran proto-Thai dari wilayah terdahulu, yang dibangun oleh proto-Thai tapi kemudian ditaklukkan oleh tentara China. Dalam tingkat itu kecenderungan dibangun pada kelompok suku seperti pada jaman leluhur mereka, orang-orang Thai kemudian pindah menuju ke selatan untuk menghindari tekanan China.Keadaan ini terus berlanjut di abad itu.Orang-orang Thai pada mulanya tidak terlihat ingin melarikan diri dari pemerintahan China sebagai kelompok yang lengkap ataupun sebagai bangsa yang ingin keluar.Penduduk Thai merupakan sisa peninggalan pemerintahan China, menikah dengan orang-orang China, diterima dan akhirnya menjadi bangsa China.

100 tahun sesudah masehi - Konflik senjata antara China dan kerajaan Aliao meletus setelah penolakan bagian wakil kekaisaran Wu Ti di China;wakil itu dalam perjalanannya menuju India mengadakan penyelidikan ajaran agama Budha

87 tahun sesudah masehi - kerajaan Aliao lenyap ditaklukkan oleh orang-orang China

Akhir abad sebelum masehi - Orang-orang Thai yang ingin melindungi kebebasan mereka bermigrasi dari wilayah mereka yang semula yaitu China bagian selatan melalui semenanjung IndoChina dan menetap di wilayah yang sekarang adalah bagian utara Thailand. Seluruh kelompok suku Thai bagaimanapun juga bergerak, dengan salah satu dari kelompok yang merdeka di beberapa abad berikutnya.Mereka yang berada di wilayah utara (wilayah itu dulunya adalah Yunnan yang berdekatan dengan Propinsi China) mengembangkan kebudayaan dan bahasa mereka dengan China dan Annamese (Vietnamesse) yang lama kelamaan mempengaruhi serta diterima di lingkungan orang-orang China dan Vietnam. Hanya orang Thai yang berada di utara (wilayah yang identik dengan Thailand yang dulu) adalah leluhur langsung dari orang-orang Thailand yang dulu - juga Laotians,Shans dan beberapa kelompok kecil lainnya dianggap sebagai suku minoritas di Thailand.

Abad ke-9 - Kerajaan Aliao dibangun kembali,melawan pemerintahan China

Abad ke-50 - Kerajaan Aliao jatuh lagi ke tangan supremasi China.Walaupun kerajaan itu merdeka tapi tetap sebagai pengikut China sampai abad ke -225.

Abad ke-69 - Bersama-sama dengan 77 kepala suku minor Thai dan 51.890 keluarga dari 553.711 orang (menurut catatan China), Pangeran Thai bernama Miulao menyerah pada Kaisar China Ming Ti dari dinasti Han .Ini pertama kalinya pangeran Thai secara resmi bebas menjadi dinasti China.Pada tahun yang sama, Kaisar China mengirim delegasinya ke India untuk menyelamatkan salinan Sacred Books of Buddha

Abad ke-78 - Kelompok Thai lainnya, dipimpin oleh seorang Pangeran bernama Leilao ,memberontak melawan China. Kelompok itu kalah. Khawatir akan pembalasan China, beberapa orang Thai kembali pindah ke selatan untuk mencari tempat baru di wilayah yang sekarang merupakan perbatasan utara Thailand.

Awal abad sesudah masehi - Kelompok yang terdiri dari orang-orang Thai membentuk organisasi Muang yaitu organisasi politik dasar untuk pertahanan bersama.Musuh mereka biasanya adalah orang-orang China atau Vietnam yang memperluas pengawasan administratif ke wilayah yang ditinggali oleh orang-orang Thai.Bentuk organisasi Muang masih sulit digunakan di Thailand pada saat berikutnya. Hal itu akhirnya disebut sebagai "kota yang layak" tapi kadang disebut sebagai Ibukota Propinsi yang berlawanan dengan Propinsi lainnya - keduanya memiliki nama yang sama dan hanya awalan Muang yang menandai perbedaan antara kota dan Propinsi.

Abad ke-225 - Selama era Tiga Kerajaan di China (220-589), pasukan China dari selatan menyerang wilayah Thai, mengalahkan orang-orang Thai di dalam pertempuran dan menyerah pada kekuasaan Raja Sichuan.Pada Era Tiga Kerajaan,tidak ada pemerintahan pusat di China.Bagian utara dikasai oleh orang-orang Turki dan bagian selatan pecah menjadi beberapa kerajaan regional.

Abad ke-650 - orang-orang Thai di tempat tinggalnya yang dahulu,yang sekarang adalah Propinsi Yunnan dari China dan Propinsi selatan Sichuan,memberontak kembali melawan China dan berhasil memperoleh kedaulatannya.Kemenangan ini menimbulkan adanya kerajaan Nachao,yang diperintah oleh Raja Sinulo. Dalam usahanya menaklukkan kerajaan baru ini dengan kekuatan militernya, Kaisar China Kao Tsung dari Dinasti Tang (618-907) menerima perluasan itu dan mengikatnya pada China melalui perjanjian persahabatan. Untuk beberapa abad , Nachao menjadi sekutu China dan dalam sejarah ia mempunyai karakter sama denga China.

Abad ke-674 - Raja Sinulo dari Nanchao wafat dan digantikan oleh putranya Loshengyen.

Abad ke-712 - Raja Loshengyen dari Nanchao wafat dan putranya,Shenglope, mengantikan tahta dinasti Sinulo

Abad ke-728 - Pilaoko berikutnya menjadi Raja Nanchao

Abad ke-733 - Sebagai akibat perluasan Tibetan yang mengancam orang-orang China di perbatasan selatan, Kaisar China Ming Li dari Dinasti Tang As mengadakan persekutuan dengan orang Thai lokal dan kerajaan lainnya yang terdapat di perbatasan utara dan selatan kekaisaran China.Kerajaan yang masih mempunyai bentuk seperti China persekutuan,Nachao saat itu masih dipimpin oleh Pilaoko.

Abad ke-735 - Raja Pilaoko dari Nanchao menyatukan kerajaannya dengan China,menerima penolakan orang-orang China.

Abad ke-738 - Raja Pilaoko dari Nanchao dikenal pengadilan China sebagai Pangeran Yunnan.

Abad ke-745 -Kaisar China Ming Li yang menjabat sebagai Raja (atau dalam pandangan orang China disebut sebagai Pangeran) Pilaoko mencegah segala bahaya yang mungkin timbul di perbatasan selatan China.Hal itu memberi Pilaoko alasan untuk mengadakan perang melawan Tibet dan merebut beberapa wilayah Tibetan..

Abad ke-750 - Pilaoko wafat dan putranya, Kolofeng, mengantikan tahtanya. Kolofeng menjadikan Talifu yaitu Ibukota Yunnan sebagai kerajannya. Ketika ia mengunjungi China,dihina oleh Gubernur Hunan.Kemudian Pilaoko menyerbu China dan menawan 32 kota dan desa.Pada tahun yang sama, Kolofeng menjadi sekutu Raja Tibet untuk berperang melawan ayah Pilaoko.

Abad ke-752-754 - China menyerbu Nanchao dengan empat tentaranya tapi gagal untuk menaklukkan pengikut pemberontak kerajaan.

Abad ke-764 - Pada abad ini sistem administrasi Nanchao terorganisir dengan baik dan sepenuhnya berjalan.Kerajaan menjadi kekuatan yang dipertimbangkan di Asia Tenggara dan China selatan.

Abad ke-779 - Kolofeng wafat dan cucunya Imoshun naik tahta.Imoshun mencoba untuk menaklukkan China,yang diperintah oleh kaisar Tai Tsong dari dinasti Tang tapi mengalami kegagalan.

Abad ke-787 - Mendapat saran dari tutor China Cheing chui,Imoshun membuat petisi untuk kaisar Tai Tsong dari China menggugat tentang persekutuan pembunuhan tanpa sengaja dengan Tibet dan kemudian penyiksaan orang-orang Thai.Nanchao dan China bersekutu kembali.Pengadilan China secara resmi mengenali Imoshun sebagai Raja Nanchao.

Abad ke-794 - Imoshun menyerbu Tibet dan menguasai 16 kota.

Abad ke-808 - Imoshun wafat.

Abad ke-829 - Keberhasilan Imoshun mengubah persekutuan kembali dan menyerbu China,menawan propinsi Suichu, Yongchu dan Kongchu. Dalam kepulangannya ia mendapatkan keahlian di bidang seni, kesusasteraan dan bertenun.Keahlian ini memberikan banyak sumbangan pada perkembangan budaya Nanchao.

Abad ke-859 - Tsuiling menjadi raja Nanchao mengambil tahta kaisar sehingga mengganggu kekaisaran China, Suen Tong.Akibat dari hal ini,permusuham terjadi antara Nanchao dan China.Nanchao menyerbu China dan mengepung Chengdu,Ibukota Sichuan.Tentara Nanchao bergerak ke arah tenggara, mencoba menguasai Tongking, yang sekarang adalah wilayah Vietnam di bawah pemerintahan China pada saat ekspedisi Tsuiling.

Abad ke-860 - Kaisar Ytsong naik tahta China.Nanchao sepenuhnya bebas dari China.

Abad ke-863 -Orang Thai Nanchao menaklukkan bagian Annam (yang dulunya Vietnam).

Abad ke- 866 - Annam direbut oleh orang-orang Thai oleh Jenderal Kaopien.

Abad ke- 870 - Raja Nanchao , Tsuiling menaklukkan China dan mengepung Chengdu kembali tapi gagal untuk mengambil kota itu.

Abad ke-875 - Kegagalan lain terjadi dalam usaha untuk menaklukkan Chengdu yang dilakukan oleh orang Thai Nanchao.

Abad ke-877 - Raja Taiking, yang juga dipanggil Fa oleh orang-orang China,naik tahta Nanchao dan ,embuat perdamaian dengan China.

Abad ke-902 - Dinasti Sinulo berakhir di Nanchao.Dalam periode itu Nanchao tidak disebut dalam sejarah China.Menurut kepercayaan, dalam sepertiga abad hubungan antara Nanchao dan China lebih damai daripada setengah abad terakhir.Sebagai tetangga yang banyak menimbulkan masalah (seperti yang biasa dipertimbangkan China) kerajaan Nanchao lebih berkesan bagi China untuk sepertiga abad berikutnya.

Tahun 1254 - Kublai Khan, memerintah Mongol di pusat China,menaklukkan Nanchao.Gelombang migran Thai bergerak ke selatan khususnya negara bagian Thai Sukhothai,meningkatkan jumlah populasi Sukhothai dan kekuatannya.

 

back to content page



This page: http://www.asiamaya.com
Copyright Asiamaya.com 2000