pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile

Philipina


Pulau Palawan


Palawan merupakan suatu pulau di Philipina dengan daerah pedalamannya yang paling menakjubkan. Khususnya di sebelah utara pulau ini dimana terdapat jajaran pantai dan susunan bebatuan yang memberikan perasaan seperti di dalam cerita dongeng. Pulau-pulau kecil terpencar di sekitar Palawan; sebenarnya terdapat lebih dari 7000 pulau-pulau di nusantara Philipina, sejumlah 2000 pulau adalah milik provinsi Palawan. Bagian besar dari daerah di Palawan belum tersentuh oleh manusia dan masih menampakkan hutan perawan, serta berbagai macam hewan liar tidak ditemukan di pulau-pulau yang lebih banyak pupulasi penduduknya dan lebih beradat. Tetapi, menurut penemuan terakhir yang berdasarkan ilmu antropologi, Palawan merupakan pulau pertama di nusantara ini yang didiami oleh manusia.

Palawan disinggahi oleh manusia pertama tipe Australoid sekitar 22.000 tahun yang lalu melalui jalan jembatan yang menghubungkanya ke Borneo. Sekitar seribu tahun yang lalu, pedagang Cina secara tetap datang. Mereka menamakan kepulauan itu dengan Pa lao yu, yang berhubungan dengan pelabuhan yang indah dan aman. Dari bahasa asli orang Cina, itulah nama pulau ini sekarang.

Setelah kedatangan orang Cina di Indonesia, terutama melalui Borneo, dimana tidak seperti orang Cina lainnya, mereka tidak hanya berkunjung tetapi untuk menetap. Bangsa Melayu Indonesia menetap di sepanjang pesisir pulau ini dan menyingkirkan penduduk pribumi ke daerah pedalaman. Situasinya seperti itu, keturunan dari penduduk Indonesia, terdesak oleh para imigran yang berasal dari Luzon dan Visayas, populasi di daerah pesisir pantai dimana berada di pedalaman kepulauan itu, suku penduduk pribumi masih tetap tinggal disana dengan tenang tanpa diganggu dengan cara hidup tradisional mereka sendiri.

Bangsa Spanyol memberikan nama baru untuk Palawan yaitu, Calamianes. Kolonisasi mereka di Palawan berjalan lambat dan lebih terkonsentrasi di daerah utara dari pada di daerah selatan pulau ini.

Gelombang manusia terakhir yang mencapai Palawan terdiri dari turis asing. Bagi kebanyakan dari mereka, daerah pedalaman negara ini sendiri masih cukup menakutkan untuk dikunjungi. Tetapi, sementara itu Palawan juga memiliki beberapa prasarana pariwisata yang dapat ditawarkan, dengan akomodasi untuk semua tingkatan dan berbagai fasilitas olahraga air. Tetapi, bagi siapa saja yang melihat keindahan alam Palawan dan melakukan kerusakan daerah wisata ini dapat dituntut. Prasarana daerah wisata ini tidak merata tetapi lebih terpusat.

Contoh khusus situasi Palawan adalah hotel tempat peristirahatan El Nido. Hotel Ini adalah salah tempat peristirahatan yang paling mewah di Philipina. Dimana lokasinya dapat digambarkan sebagai suatu tempat di tengah hutan, trasportasi utama yang paling umum untuk mencapai tempat ini adalah pesawat kecil. Adalah tidak beralasan jika keinginan utama untuk pergi kesana adalah untuk mendapatkan liburan yang mewah.

Jika anda mengabaikan penerbangan untuk kesana, perjalanan menuju Palawan tetap menakjubkan tetapi tidak pernah terasa nyaman. Jalanan beraspal hanya ditemukan di kota-kota. Selama musim hujan, biasanya lebih sesuai melakukan perjalanan dengan menggunakan banca melalui perjalanan pantai dari pada melalui jalan darat. Perjalanan darat juga akan dipenuhi dengan menyeberangi rawa dan berenang di aliran sungai.

Di sebelah selatan merupakan bagian yang paling sedikit di jelajahi di pulau ini. Disana, bahkan tidak jelas apa kekuatan organisasi yang paling dominan. Hanya beberapa wakil pemerintahan yang berwenang. Dengan kata lain daerah ini diatur oleh MNLF, atau NPA. Orang-orang yang berasal dari Quezon dan Point Brooke mengatakan bahwa tempat ini diatur oleh para penjahat. Tetapi siapapun yang mengatur, hanya sedikit laporan yang menyatakan adanya insiden kekerasan di Palawan.

Para pejalan dapat melihat nyamuk Anopheles sebagai bahaya yang tetap ada. Binatang kecil ini menularkan penyakit yang besar, malaria. Di seluruh Palawan, terdapat resiko merebaknya malaria sepanjang tahun. Prophylaxis adalah memungkinkan dengan persiapan obat-obatan yang sama, dimana digunakan untuk mengobati penyakit, Resochin dan Fansidar. Fansidar saat ini lebih umum menggunakan obat untuk malaria terlihat memiliki daya tahan untuk melawan Resochin. Di A.S dan di Eropa, upaya-upaya dilakukan untuk mengembangkan obat malaria dengan menggunakan teknik genetika.

Malaria bukanlah penyakit yang tak tersembuhkan. Dan karena obat-obatan yang digunakan prophylaxis mungkin memiliki efek yang tidak menyenangkan jika digunakan dalam waktu yang lama, bagi mereka yang menetap di Palawan sebaiknya menyimpan dosis obat-obatan yang sesuai di rumah dari pada mengambilnya secara teratur sebagai prophylaxis

Siapapun yang melakukan perjalanan atau menetap di Palawan sebaiknya berhati-hati akan tanda demam tinggi yang mendadak. Hal ini dapat disebabkan oleh malaria, dimana demam tinggi yang mendadak merupakan satu-satunya gejala dari penyakit ini.

Para dokter di Puerto Princesa biasanya menginformasikan mengenai malaria - dan dapat di konsultasikan. Untuk alamat-alamatnya, lihat keseluruhan mengenai Puerto Princesa.

 

Informasi Lebih Lanjut Mengenai Palawan
- Geografi
- Penduduk
- Struktur Politik
- Puerto Princesa
- Puerto Princesa Sekitarnya
- Palawam Utara
- Palawan Selatan
- Transportasi


 


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/philipina/e-16pala/ep-pal10.htm
Copyright Asiamaya.com 2000
PT Asiamaya Dotcom Indonesia