|
Pulau
Bohol
Bohol
terletak kira-kira 650 kilometer (406 milimeter) di
sebelah selatan Manila, merupakan pulau yang sangat
menarik dan mempesonakan. Pulau ini tidaklah berpenduduk
dan berindustri seperti dipulau Cebu, juga bukan merupakan
pulau yang sangat melelahkan seperti Mindanao, dan tidak
pula bergunung-gunung seperti Leyte dan Samar, juga
tidak mengalami masalah-masalah infrastruktur yang terjadi
di dua pulau terakhir (Leyte dan Samar); pulau ini memiliki
pantai-pantai yang indah dan beberapa daya tarik
pemandangan yang sangat mempesonakan. Dulunya pulau
ini lebih aman dan tenang daripada pulau-pulau sebelahnya,
walaupun terdapat beberapa NPA. Bagaimanapun, pada tahun
1985 telah terjadi pertempuran yang besar antara para
pemberontak dan pasukan pemerintahan dekat Carmen (Tempat
Bukit-bukit Coklat), dimana 10 prajurit telah
terbunuh. Pada tanggal 15 Maret 1986, dalam salah satu
penyerangan pemberontak yang pertama sekali setelah
Cory Aquino mengambil alih kekuatan sebagai presiden,
10 milisi telah terbunuh dekat kota Balilihan. Kedua
insident tersebut mengakibatkan diadakannya penyebaran
beberapa kelompok militer di pulau tersebut. Walaupun
kegiatan-kegiatan pemberontak telah berkurang sejak
tahun 1986, namun beberapa daerah Bohol, terutama disekitar
Carmen, masih tersisa pengaruh pemberontakan.
Menurut sejarah, Bohol dulunya lebih binal daripada
sekarang. Bangsa Spanyol tiba pada awal tahun 1563.
Segala sesuatu menyambut baik bagi para pendatang baru,
sebagaimana Boholanos tidak bermusuhan dengan bangsa
Spanyol. Bahkan telah terdapat hubungan darah antara
pemimpin bangsa Spanyol, yaitu Miguel de Legazpi
dan kepala suku pribumi, yaitu Sikatuna, dimana
tempat mereka tinggal sekarang bernama barangay Bool
di Kota Tagbilaran. Peristiwa ini diperingati di Tagbilaran
pada setiap tahunnya dengan festival Sandugo.
Bagaimanapun, setelah kira-kira setengah abad, terjadi
protes melawan peraturan Spanyol. Pada tahun 1622, pemberontak
Tamblot membuat kerusuhan selama enam bulan. Dan pada
tahun 1744, sebuah pemberontakan yang dipimpin oleh
Francisco Dagohoy, telah mengusir Spayol keluar
dari pulau dan membawa kemerdekaan bagi Bohol selama
85 tahun. Hanya pada tahun 1829 bangsa Spanyol mampu
menempatkan kembali peraturan kolonial.
Hasil panen utama pulau ini adalah beras, jagung, dan
kelapa. Bagaimanapun, dipulau-pulau Visayan tumbuh juga
kentang-kentang manis. Pulau ini juga memiliki marmar
dan batu gamping, dan juga keset kaki serta pembuatan
keranjang tradisional.
Di hutan-hutan Bohol terdapat monyet-monyet yang paling
kecil di dunia yang disebut Tarsier, dengan ciri bermata
besar cekung, merupakan binatang primata pemakan serangga
dengan badan yang hanya berukuran 5 inci dan ekornya
8 inci. Spesies ini merupakan spesies asli yang hanya
terdapat di beberapa pulau di Philipina dan Indonesia.
Lebih Lanjut Mengenai Bohol :
- Geografi
- Penduduk
- Kota Tagbilaran
Lebih
Lanjut Mengenai Visayas Pusat :
- Cebu
- Bohol
|