pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile

Philipina


Transportasi

Transportasi Darat



Didalam Pulau Batan

Pada tahun 1990, Batan memiliki 4 jeepney penumpang yang beroperasi di rute umum antara Basco dan Itbud. Juga terdapat 2 bus, salah satunya milik Sto. Dominican College terutama sebagai pelayanan untuk para murid dan warga negara senior. Terdapat juga beberapa kendaraan pribadi dan kendaraan milik pemerintah, seperti beberapa sepeda dan kendaraan bermotor, dan juga kendaraan yang sering digunakan masyarakat dari bukit ke kota yaitu kereta carabao.

Perjalanan dari Basco ke Ivana dapat mengunakan jeepney, yang kira-kira berangkat pada pukul 5:00, 5:30, 12:00 (atau setelah penerbangan tiba), dan pada pukul 17:00. Perjalanan memakan waktu kira-kira 30 menit dengan ongkos 7 peso. Perjalanan yang dilakukan pada pukul 5:00 dan 12:00 dapat meneruskan perjalannanya sampai ke Uyugan. Pada hari Selasa, Kamis dan Minggu (hari pasar di Basco), Perjalanan pada pukul 5:00 dapat pergi ke Itbud di bagian barat daya, dan kembali ke Basco pada pukul 6:00.


Untuk perjalanan balik dari Ivana ke Basco, jeepney berangkat sekitar pukul 6:00. 6:30, 12:30 dan 17:00; dari Uyugan pukul 6:00, 12:00 dan pada hari Minggu berangkat pada pukul 16:30.

Bus Sto. Dominican College meninggalkan Basco ke Ivana yang berangkat pada pukul 5:30, 14:30, dan 21:30, Senin sampai Sabtu. Perjalanan kembali berangkat pada pukul 6:00, 5:30, dan 22:00. Pada hari Minggu, ada perjalanan yang berangkat pada pukul 8:00 yang membawa monsignor ke gereja yang terletak di Itbud, dan meninggalkan Basco lagi pada pukul 11:00.

Terdapat beberapa perjalanan antara Basco dan Mahatao (4 peso), tetapi banyak masyarakat berfikir bahwa perjalanan 7 kilometer bukanlah perjalanan yang jauh dan kebanyakan dari mereka menempuhnya dengan berjalan kaki.

 

Penerbangan

Philippine Airlines mempunyai 5 atau 9 kali penerbangan dalam seminggu ke Basco yang berasal dari Manila dengan pertukaran jadwal. Semua penerbangan ini melakukan persinggahan selama satu jam di Tuguegarao di Luzon timur laut dan di Laoag di bagian barat daya.

Pemberangkatan umum dari Manila kira-kira pukul 9:00, dan tiba di Tuguegarao atau Laoag sekitar satu jam kemudian. Setelah melakukan persinggahan, penerbangan berangkat kembali ke Basco dan tiba sekitar pukul 12:00. Penerbangan yang berangkat ke Basco dan meninggalkan Manila sekitar pukul 12:00. Penerbangan meninggalkan Manila dilakukan kira-kira setelah satu jam berada di Basco,yang perjalanan tersebut sekali lagi melalui Tuguegarao atau Laoag.

Dikarenakan beberapa penerbangan ke Basco sering ditangguhkan dan bahkan dibatalkan pada saat keadaan cuaca sangat meragukan, Beberapa jadwal merupakan hal pokok yang selalu mengalami perubahan secara mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ketika cuaca baik, maka terdapat banyak penerbangan khusus tanpa pemberitahuan untuk melayani banyaknya penumpang, barang dan muatan yang terlantar. Kadangkala penerbangan ini hanya membawa satu lusin penumpang, dengan sisa beberapa tempat duduk yang membawa barang yang diikat di tempat-tempat duduk tersebut. Beberapa penyelidikan harus dibuat di kantor-kantor PAL mengenai beberapa jadwal dan penumpang yang menggunakan penerbangan ini.

Untuk mewujudkan keinginan yaitu menggabungkan Banaue dan beberapa daya tarik lainnya yang terletak di luzon bagian utara dengan sebuah perjalanan ke Batanes, maka disarankan melakukan sekali penerbangan secara langsung antara Manila dan Basco, dan yang lainnya hanya antara Basco dan Tuguegarao atau Laoag.

 

Pelayaran


Terdapat juga kapal- kapal angkatan laut Philipina (disebut LST - "Landing Ship Tank") yang setiap tahunnya selama musim panas membuat sedikitnya 2 kali perjalanan, namun kadang kala 3 kali, antara Puro, La Union, dan Basco. Kapal tersebut terutama membawa muatan yang berat dan peralatan yang besar. Tidak ada fasilitas tempat tidur, yang ada hanya tempat geladak kapal. Ongkos sekali perjalanan pada tahun 1989 sebesar 75 peso per orang. Tersedia tiga kali makan dalam sehari bagi biaya nominal.

LST sebelumnya, telah meninggalkan pelabuhan Basco pada saat terjadinya badai, yang mana LST tersebut telah dihantam oleh ombak yang dahsyat dan terhempas menabrak dermaga yang terbuat dari beton dan baja yang kuat. LST tersebut akhirnya menabrak pantai yang berpasir, yang kemudian tertanam dikaki karang-karang yang rendah yang terletak di tepi pantai. Dua tahun kemudian, pada awal tahun 1990, beberapa usaha masih terus dilakukan untuk memperbaiki kapal yang berkarat. Sementara, anak-anak setempat menggunakan tangga-tangga dipinggir kapal sebagai papan-papan penyelaman sementara. Tidak semua pelabuhan yang ada di Philipina sama, salah satunya terdapat di Basco yang pelabuhannya masih terlihat bersih dan layak untuk digunakan berenang.

Dalam penambahan untuk LST dari La Union, terdapat juga Vanguard, yaitu sebuah kapal yang pergi setiap bulannya (dalam teori) ke Basco dari Aparri di propinsi Cagayan, menurut sebuah laporan kapal tersebut melakukan 4 jam perjalanan. Kapal tersebut biasanya tidak mengangkat para penumpang. Bagaimanapun, jika ada seseorang disana pada saat kapal akan bersiap-siap untuk berangkat, maka orang tersebut bisa turut serta.

 

Ke Pulau Sabtang

Dari Basco, seseorang dapat menggunakan jeepney menuju ke Ivana dimana kapal bermotor yang terbuat dari kayu tersebut menurut dugaan dapat mengangkut penumpang sampai 25 orang dengan muatannya, yang memakan waktu 30 menit perjalanan menuju ke Sabtang dengan biaya 10 peso per kepala. Kadang kala kapal yang lebih besar juga digunakan.

Perjalanan pertama berangkat pada pagi hari pada pukul 6:00, atau jika penumpang telah cukup. Kapal selanjutnya berangkat sekitar pukul 11:00, atau menunggu penerbangan yang datang dari Manila, atau juga menunggu penumpang cukup.

Jika jumlah para penumpang memenuhi syarat, maka kapal akan melanjutkan perjalanannya ke bagian lain di Sabtang, menuju barrio Sumnanga. Terkecuali selama bulan April dan Mei, penumpang bisa kena hujan dalam menempuh perjalanan kapal ini. Penduduk setempat selalu membawa payung, untuk menahan cipratan air laut; dan akibat kekurangan dermaga dalam arti pendaratan pantai, yang dapat membuat mereka menjadi kesal dan basah.

 

Ke Pulau Itbayat

Kecuali selama musim badai, terdapat perjalanan kapal semi-regular dari pulau Basco ke pulau Itbayat, beberapa kali dalam seminggu. Perjalanan yang terbaik memakan waktu 4 jam, yang di bagian dalam lambung kapalnya yang terbuka, terbuat dari kayu. Diantara bulan April dan Mei, ketika laut tenang, perjalanan dapat seperti neraka dikarenakan gelombang yang kecil dapat menyebabkan para penumpang cenderung terkena mabuk laut. Biaya untuk sekali perjalanan sebesar 75 peso.

Tidak terdapat pelabuhan-pelabuhan yang benar-benar bagus di Batanes, dan di Itbiyat hanya ada rak-rak batu yang melekuk yang membentuk dasar pulau. Kapal-kapal tidak akan tinggal untuk bermalam jika laut ganas atau mengancam keselamatan kapal mereka yang mereka tambatkan dan kemungkinan kapal tersebut akan rusak akibat terhempas melawan pantai batu.

Kadangkala selama bulan April dan Mei, kapal angkatan laut LST dari La Union akan meneruskan perjalanannya ke Itbayat dari Basco.

 

Ke Pulau Babuyan

Tidak ada yang tetap, maksudnya mengenai transportasi antara sekelompok pulau Batan dan Babuyan, walaupun letak mereka dibawah satu pemerintahan yang sama. Bagaimanapun, ada yang mengatakan bahwa setiap minggunya transportasi kapal yang datang dari Aparri di pantai Luzon utara ke pulau Calayan, dan dari sana ke pulau Babuyan. Untuk informasi yang lebih khusus, seseorang harus menanyakan ke Aparri di balai kotamadya atau di pelabuhan.



Selanjutnya Mengenai Batanes :
- Propinsi
- Iklim
- Pulau Batan
- Pulau Sabtang
- Pulau Itbayat
- Penginapan
- Komunikasi

 


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/philipina/e-09bata/ep-bat17.htm
Copyright Asiamaya.com 2000
PT Asiamaya Dotcom Indonesia