pt.asiamaya dotcom indonesiaH O M Etravel / wisata
Pandu Asiamap / peta indonesiaMaps Jakarta with PhotosSingapore Streets AtlasIndonesia GuideAsia GuideTravel AsiaHotel BookingsApartments in Jakartadictionary / kamusIndonesia - EnglishVIP / Figur IndonesiaBintang IndonesiaTokoh IndonesiaInternational FiguresBintang IndiaBintang MeksikoBintang MalaysiaBintang MandarinInternational CelebritiesSports / OlahragaPemain SepakbolaKlub Sepakbola
Business / BisnisPublic CompaniesHealth / KesehatanBerita KesehatanJamu InformationNutrisiLaw / HukumKonsultasi HukumUndang-undangBerita HukumEducation / PendidikanPerguruan TinggiDirectory / DirektoriIndonesia ISPPostal RatesCompany Profile

Philipina


Pulau Sabtang


Dari Ivana, kota Sabtang kelihatan sangat jelas pada saat matahari bersinar di pagi hari, terkesan seperti sebuah lukisan. Gereja dengan gaya Spanyol kelihatan dimana-mana untuk menambah "impressionism" kota ini.

Walaupun didalam beberapa peta tertulis "San Vicente", namun sebenarnya kota tersebut dikenal sebagai "Sabtang", yaitu gabungan antara barrios Malakdang dan Sinakan. Di pulau ini tidak terdapat kendaraan bermotor, hanya carabao dan binatang-binatang lainnya yang digunakan untuk transportasi.

Sejak sekolah-sekolah terdapat di kota tersebut, maka anak-anak dari Sumnanga yaitu kota yang terletak disisi pulau ini harus melewati bukit-bukit yang curam dua kali sehari. Perjalanan tersebut memakan waktu satu jam dengan jarak 6 kilometer. Terdapat beberapa jalan untuk menjelajahi pulau ini. Namun jalan-jalan tersebut tidak terlalu sulit, semuanya memberikan pemandangan pertanian yang indah.

Di beberapa tempat disepanjang persimpangan jalan-jalan pulau tersebut, seseorang dapat melihat pulau-pulau yang bersebelahan yaitu Ibuhos dan Dequey, dan juga "Barang rongsokan Taiwan".

Terpisah dari jalan-jalan diatas puncak, juga terdapat sebuah jalan yang biasanya mengikuti garis keliling disekitar pulau tersebut menuju ke bagian lain. Tetapi kebanyakan penduduk setempat dengan sabar melewati rute ini, rute ini panjangnya sekita 30 kilometer dan merupaka perjalan yang tidak mengasyikkan, juga dikarenakan waktu tersita oleh jarak yang berbelit-belit.

Masih di jalan-jalan pegunungan, seseorang bahkan melihat beban yang berat yang dibawa dibelakang punggung orang-orang yang lebih tua dari mereka, yang dalam perjalanan pergi maupun pulang dari tanah pertanian mereka. Orang akan merasa heran dan takjub jika ada seseorang yang melewati rute pantai.


Selanjutnya Mengenai Batanes :

- Propinsi
- Iklim
- Pulau Batan
- Pulau Itbayat
- Penginapan
- Komunikasi
- Transportasi


 


This page : http://www.asiamaya.com/panduasia/philipina/e-09bata/ep-bat13.htm
Copyright Asiamaya.com 2000
PT Asiamaya Dotcom Indonesia