|
Pulau
Batan
Daerah
disini pada umumnya bergunung-gunung, yang bagian utara
dikelilingi oleh gunung Iriya sedangkan dibagian selatan
dikelilingi oleh gunung Mahatao, dan membentuk semacam
cekungan yang bagian dalamnya berbukit-bukit yang membentang
sampai ke pantai bagian barat.
Gunung Iraya adalah gunung berapi yang tidak aktif
yang tingginya sekitar 3,307 kaki (1,008 meter) dan dapat
didaki, tetapi hanya selama musim panas dan juga dengan
bantuan seorang pembimbing. Jalan yang biasa ditempuh
berawal dari Basco. Tidak ada jalan yang mudah untuk menembus
hutan-hutan hujan yang lebat yang menutupi lereng-lereng
bukit. Bagi siapa saja yang lebih suka tidak mendaki ke
puncak, ada beberapa jalan yang menuntun bagian jalan
lainnya sampai ke lereng yang mengelilingi gunung berapi
tersebut sampai ke bagian pantai.
Biasanya hal ini tersembunyi dari pemandangan, yaitu awan
yang bergumpal yang berasal dari kumpulan asap yang mengelilingi
puncak ketika seseorang mati di Batanes. Beberapa mata
air berasal dari gunung Irayan yang merupakan sumber
air segar yang terbesar di pulau ini.
Sebagian jalan yang beraspal dari Basco ke Imnajbu
("j" sunyi) dibagian tenggara yang melingkari
disepanjang karang-karang batu di pulau tersebut, kemudian
turun ke pantai-pantai dan daratan yang berbatuan, dan
kembali lagi. Jika seseorang berangkat pada pagi hari
untuk menghindari matahari pada tengah hari, maka berjalan
kaki mengelilingi pulau tersebut merupakan cara yang terbaik
untuk melihat pemandangan dan menemui penduduk pribumi.
Walaupun ini dapat dilakukan dalam satu hari, namun dianjurkan
untuk bermalam setidaknya satu malam.
Tempat-tempat Penting di Pulau Batan :
- Basco
- Mahatao
- Ivana
- Songsong
- Itbud
Selanjutnya
Mengenai Batanes :
- Propinsi
- Iklim
- Pulau Sabtang
- Pulau Itbayat
- Penginapan
- Komunikasi
- Transportasi
|