|
Image
Buruk Metro Manila
Manila
adalah sebuah kota dengan reputasi buruk di mata internasional.
Deutsche Presseagentur DPA (Perwakilan Pers Jerman),
dalam sebuah liputan yang dicetak ulang di Standard
Manila pada tanggal 11 Juli 1989, telah menggambarkan
sebuah arsitektur Metro Manila dengan kepala berita
"Setelah Keindahan sunset, sebuah kegelapan, menjadi
kota berbahaya". DPA menggambarkan bahwa pada malam
hari ibukota Philipina berubah menjadi sebuah "kota
besar yang suram", dengan masalah yang terus menerus
seperti penembakan, pembunuhan, perampokan, pendobrakan,
pembelian obat bius dan pencurian mobil dengan menodongkan
pistol dalam terangnya cahaya lalulintas. DPA juga telah
memungut sebuah peringatan polisi yang tidak dikenal,
yang berisi: "Seseorang yang ingin pergi memalui
jalan-jalan di Manila pada malam hari harus siap untuk
segala sesuatunya." Liputan ini dilanjutkan dengan
menggambarkan bahwa di bawah pohon-pohon palm masih
terpajang tulisan "pernah menjadi tempat yang mewah."
Roxas Boulevard yang ada di sepanjang Selat Manila berdirilah
pondok-pondok yang dibangun tidak beraturan oleh para
penghuni luar dan tumpukan sampah busuk yang ada di
sepanjang dinding laut.
DPA
telah menyebutkan bahwa Manila berbahaya pada malam
hari, sedangkan media lokal menggambarkan keindahan
Manila. Namun, pada poin-poin utama yang disebutkan
di atas oleh orang asing dan yang disebutkan di bawah
oleh media lokal pada pokoknya menyetujui: "Keindahan
Manila hanya pada malam hari karena kamu tidak melihat
kesan buruk. Kamu juga tidak melihat bangunan-bangunan
yang jelek. Kamu tidak melihat jalan-jalan yang rusak.
Kamu tidak melihat pandangan buruk di mata penduduk,
atau udara yang tercemar. Jika kesan buruk itu adalah
gejala kematian, maka kota Manila akan mati. "(Sunday
Inquirer Magazine, edisi 19 November 1989) Sesuai dengan
kutipan sosiologis dalam sebuah artikel dari perwakilan
Persatuan Editor dan dicetak dalam Philippine Daily
Inquirer edisi 10 Oktober 1989, seluruh permasalahan
di kota besar, adalah bau busuk sampah yang bercampur
dengan asap pabrik, selalu saja membuat banjir di daerah
rendah, kekerasan di jalan-jalan dan "kejahatan
yang bervariasi" seluruhnya hanya ukuran pembahasan
atau ukuran lainnya: "Di sana hanya beberapa orang
saja yang ada di Metro Manila, terutama di kota inti,
untuk bersenang-senangnya."
Manila
Standard edisi 28 October 1989, membuktikan bahwa image
Metro Manila di mata internasional adalah sebagai alat
pencegah untuk kepariwisataan, Jalan-jalan yang kotor,
sampah yang berserakan, kejahatan yang merajalela, adalah
karangan yang beralasan, untuk mengurangi kemungkinan
mendapat gaji lebih dari para pengunjung asing. Katanya,
seorang turis asing bertamasya melepaskan tembakan di
jalanan Ermita dan telah mengirimkan mereka ke Departemen
Kepariwisataan.
Perkiraan
paling buruk setelah membaca seperti liputan ini, pengunjung
akan terkejut bahwa kekhawatiran setiap hari dari kebanyakan
penduduk di Metro Manila tidak jauh berbeda dari kekhawatiran
setiap hari dari kebanyakan penduduk di beberapa negara
Third World lainnya. Bahkan lebih terkejut karena kesan
(ditandai oleh seringnya gelak tawa dan wajah senyum)
bahwa penduduk biasa di Metro Manila kelihatan lebih
gembira dibandingkan penduduk biasa di Munich, Manch-ester
atau Moscow.
Memang,
penduduk biasa Manila lebih miskin dibandingkan penduduk
Munich. Tetapi kemiskinan, tidak menghalangi kegembiraan.
Kemiskinan, atau pembagian kebutuhan umum, juga bisa
memupuk keakraban dan persahabatan. Sebagai alasan yang
tepat, kota termiskin di dunia, adalah Caldutta, yang
dijuluki 'Kota Riang' dalam topik di sebuah buku terkenal.
Ibu Theresa, juga, telah membicarakan tentang kegembiraan
yang merupakan bagian dari hidup di Calcutta.
Selama
masa Marcos, ketika Imelda Marcos telah menjadi gubernurnya,
salah satu dari beberapa nama dibubuhkan menjadi Metro
Manila yang dibaca kota laki-laki. Hal ini dianggap
untuk mengartikan kota sebagai kota kemanusiaan tetapi
keritikan moral diterapkan dalam arti harfiah, seperti
kota untuk lelaki; mereka mengertikan ini sebagai suatu
sinonim untuk kemaksiatan kota.
Informasi
selanjutnya mengenai Metro Manila:
-
Kota Besar
- Bagian-bagian Kota
- Transportasi di Manila
- Penginapan
- Dinning Guide
- Berbelanja
- Bertamasya
|